Kejuaraan Federasi Bola Basket Internasional Afrika Timur

Kejuaraan Federasi Bola Basket Internasional Afrika Timur

Federasi Bola Basket Internasional Asia (FIBA Asia) adalah salah satu dari sedikit organisasi sepak bola internasional yang berkantor pusat di Asia. Dengan pertumbuhan permainan sepak bola di seluruh dunia, FIBA ​​Asia Football Championships, sebuah turnamen pameran khusus, pertama kali diselenggarakan pada tahun 2020.

Sejumlah Pemain Internasional Juga Beralih Ke Bermain Bola Basket

Tahun berikutnya, turnamen berkembang dari pameran menjadi Piala Dunia satu hari, kecuali babak perempat final di mana empat tim teratas dari musim reguler akan maju ke semifinal. Kejuaraan Bola Basket Pria Asia FIBA ​​mempertemukan semua asosiasi sepak bola internasional utama di Asia, yaitu Asosiasi Bola Basket Cina (CBA), Federasi Olahraga Malaysia (MPSF) dan Federasi Olahraga Sri Lanka (SSFF).

Sejak dimulainya turnamen Asia, sejumlah pemain internasional juga beralih ke bermain bola basket. Ini termasuk pemain NBA legendaris Magic Johnson, Michael Jordan, dan Charles Barkley, serta mantan legenda NBA Hakeem Olajuwon dan Patrick Ewing. Ini adalah acara paling bergengsi tahun ini dalam hal bola basket di Asia.

Turnamen Asia tidak hanya dimainkan di Asia, tapi juga di Afrika. Turnamen ini berlangsung di Asia bersamaan dengan Piala Afrika yang merupakan kejuaraan untuk tim nasional dari Afrika dan Asia. Karena Piala Afrika berlangsung antara Afrika dan Asia, tim yang berpartisipasi dalam turnamen ini sebagian besar berasal dari Asia. Tim-tim Asia yang merupakan tim Afrika sebagian besar terdiri dari pemain Cina, Pakistan, India, Bangladesh, dan Kenya.

Kejuaraan Bola Basket Putra FIBA ​​Asia diadakan di Kairo, Mesir antara Juli dan Agustus 2020. Turnamen ini akan menampilkan total dua puluh delapan tim dari dua belas negara – Cina, Malaysia, Singapura, Sri Lanka, Korea, Filipina, Thailand, India, Nepal, Australia, Pakistan, Amerika Serikat, Venezuela, Iran, dan Maroko.

Selain dua puluh delapan tim yang mengikuti turnamen, juga akan ada dua sub-tim yang berbasis di Asia. Sub-tim ini dikenal sebagai Asia Barat dan Asia Tengah. Sub-tim Asia Barat dan Tengah adalah tim yang akan berkompetisi melawan tim lain yang bertanding di turnamen Afrika di Kairo. Tim-tim ini akan bersaing untuk mewakili negaranya di putaran final Piala Dunia. Tim-tim tersebut antara lain: Indonesia, Laos, Malaysia, Mongolia, Thailand, dan Filipina. Tim-tim ini masing-masing akan bergabung dengan liga Afrika, Karibia, Timur Tengah, dan Asia.

Turnamen Asia Piala Dunia FIBA ​​2020

Salah satu aspek menarik lainnya dari FIBA ​​World League adalah fakta bahwa tim Asia yang menjuarai turnamen Asia otomatis lolos ke Piala Dunia FIBA ​​2020. Meskipun ini sebenarnya bukan hadiah untuk memenangkan turnamen, ini memberi tim perasaan bangga dan pencapaian yang luar biasa. Selain itu, tim juga akan mendapatkan pengalaman berharga selama turnamen berlangsung, terutama jika tim tersebut bertanding memperebutkan satu tempat di Olimpiade 2020. Ini akan meningkatkan kepercayaan diri para pemain dan akan membantu mereka untuk bermain lebih efektif sepanjang sisa turnamen.

Bagi tim-tim Afrika, Piala Afrika adalah waktu yang tepat bagi tim untuk berlatih sebelum kompetisi. Ada empat tim yang mengikuti kompetisi di Kairo. Tim-tim tersebut adalah: Tunisia, Maroko, Benin, Togo, dan Mauritius.

Tunisia adalah salah satu tim teratas dalam kompetisi dengan skuad yang mencakup mantan pemain NBA seperti Carmello Bernard, Antonio Davis, dan Ben Wallace. Tunisia berada di ambang menjadi pesaing sejati sejak kemenangan kejuaraan 2020 atas Republik Dominika. Benin, sementara itu, adalah satu-satunya tim yang mengalahkan Tunisia dalam satu-satunya penampilan turnamen dan dipimpin oleh pelatih Danny Manning. siapa yang melatih guard Detroit Pistons Richard Hamilton di Olimpiade 2020?

Tunisia adalah tim yang dipimpin oleh penyerang Ousmane Samy dari Benin. Benin’s Ousmane Samy dikenal luas di seluruh dunia karena kemampuannya untuk mencetak gol dalam cat dan rebound, membuatnya menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan. Kemampuan untuk bermain di kedua sisi lapangan telah berperan penting dalam kesuksesan Tunisia baru-baru ini di Liga Dunia FIBA. Benin dikenal sebagai tim yang tidak memiliki satu pemain bintang pun melainkan perpaduan kuat antara bakat individu yang digabungkan untuk satu tim yang mampu menang.

Maroko adalah tim lain dari Afrika yang menampilkan banyak bintang. Mantan pemain NBA seperti Dikembe Mutombo, Rashida McCallum, dan Cydney Patterson ditampilkan di tim ini. Maroko juga akan menampilkan talenta bintang Eropa seperti Pau Gasol dari Spanyol, Taj Gibson, Al Jefferson, dan Joakim Noah.

Baca Juga : LeBron James Salah Satu Pemain NBA Terbaik